MILKY




       Sunny day, Rumik pikuk keramaian  mengisi setiap sisi tol ini, kedua kaki ku melangkah dengan lambat melewati setiap desir jalan. Hari yang cerah untuk perjalanan hari ini, matahari beranjak naik menandakan betapa indahnya cuaca hari ini. Kedua kaki ku saling berlomba menyusuri setiap jalanan panjang menuju gedung tempatku belajar. Aku sudah terbiasa berjalan menuju kampus, jarak yang lumayan jauh sudah tidak terasa sangat melelahkan lagi, kedua kaki ku sudah sangat kebal dengan hal itu .
     Every way has the best story can't describe, like usually every morning many people do something, between their looks happy with in, and not saldom half them still doub, what theyare should do. setiap langkah perjalanan ku selalu membawa kisah dari orang-orang sekitarku. Aku terus melusuri setiap sisi jalan, sambil melihat lihat a various activity. Dari segelintir aktivitas mata ku tertuju pada suatu objek disebuah trotoar, yang dengar samar-samar kuperhatikan apa yang sedang they are do? arround their there is man with tall body get angry with them. Rasa penasaran ku semakin meningkat  tak kalah lelaki bertumbuh tinggi itu membentak mereka, aku mulai menebak-nebak apa yang sedang terjadi dipinggir sana. Langkahku melambat, rasa penasaran ku meningkat dragtis ,tak ada satu orang pun yang memperdulikan aku yang looks confused stand in side road.
       Kerumunan orang memenuhi jalanan, diantara mereka bertingkah likes me, still pay attention they are from other side, suddenly how shock me look that man, he looks so angry with the louder voice, " What do you want to me? money? i can't give you! "kata lelaki tempramen itu dengan keras, menggejutkan aku yang masih berdiri tercengang"
"Not just money, this is your baby, please hold him and buy something can he drink, you can looks him? so thirsty. why you do this? you never proctective our baby, since he born. why? are you so sane "bentakan seorang ibu dengan anak dalam gendongannya sambil menitihkan derasnya air mata"
What are you talking about? his not my baby, i never want he to be my baby, stop talking with bullshit fact! PHAKK!  one of his hand arrived in a mom faces. "Lelaki itu segera meninggalkan keluarga kecilnya itu"
       Aku tak bisa terus berdiam disini, aku harus bertindak.How cruel him! Kaki ku melangkah cepat untuk menemui ibu yang perasaannya sangat berantakan itu, aku tak pernah sanggup melihat seorang ibu diperlakukan begitu cruel, even from her husband. Aku sampai di tempat yang sejak tadi ingin ku capai, lambat laun kaki ku sampai di tempat seorang ibu dan her baby,her eyes never stopped to crying.
"excuse mom, sorry i disturb you" " Sapaan ku pelan mencoba meredahkan suasana"
"yes. " jawab ibu pelan dengan tangan yang coba menghapus air mata"
"i was looked you from other side, i just know a little bit about your story ,but i wanna try to help you, if you want, cmon tell me what is your problems? probably i can overcome your problem."
"NO, it's not your job dear, i can clear up my problem own. go away, pergilah ketujuan awal mu, jangan perdulikan saya,"  "perintah sang ibu"
"Bu, how i can't leave you with the worst condition right now, air matamu terus mengalir bagaimana mungkin aku tega pergi, bukankah sesama human being must help?"
"Your right, but..."
"Please let me help you, perhaps i can't cleary up all ur problem, but i try to hel you, " pintaku sembari memohon" Cerita lah bu,berbagi lah dengan ku, dengan begitu sedikit masalahmu akan berkurang"
"it was some month ago, ibu ditimpah cobaan yang ibu sendiri sudah tak sanggup menghaadapinya, dia , father of my son, but jangankan memberikan nya nafkah. untuk mengakui this baby, he can't."  "Deru air mata sang ibu semakin memuncak, sang bayi yang tadinya diam saja kini ikutan menangis seakan dia tau apa yang his mom feeling right now"
"What happen bu? why he never want to knowing this baby?"
"I dont know certain, dia menuduh ibu melakukan hal yang sama sekali tidak ibu lakukan"
"Ya rabb, then right know where is your home bu?"
"on way, sometimes i spent night on mousque"
     Betapa terkejutnya aku mendengar cerita ini, begitu banyak orang diluar sana yang tak seberuntung hidupku, aku patutnya harus selalu bersyukur.
"then? what i should do to little bit help you?"
"Actually,i never wanted anyone interfere with my problem , can you buy me a milk, my baby for a long time he not drink milk, i fear something wrong will happend dear."
"Just it? this mom right, bayi tidak akan makan apapun selain susu, hanya itu sumber energinya, tapi bagaimana mungkin bayi ini dapat  minum susu, sementara his mother does't have enough money to buy milk?!
      Dengan segera aku beranjak dari tempat aku berdiri tanpa sedikit pun berbicara dengan sang ibu. 
Aku berlari, i don't care with someone who looks me. kini air mataku benar-benar sudah pecah. Kali ini aku merasa sangat hancur lagi, tak kalah di bagian lain aku melihat orang beruntung dengan hidup yang enak, sangat muda untuk mendapatkan apa yang iya inginkan, termasuk hanya sebotol susu. it's not really mean to they are with have much money, so easy to got it. But sometimes they are never felt satisfied about that, so easy they are waste the milk and even dumped the milk on road without guilty feeling. now, i realize how lucky am i? hopefully what i do right now, can open they are eyes to see arround where their stand!

Komentar