summary of Teori belajar
Sebelum kita melakukan proses belajar, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa-apa saja yang mendasari teori dalam belajar itu sendiri agar kita mengetahui teori mana yang akan kita terapkan kelak jika kita menjadi guru in the future.
Teori
behaviouristik menekankan pada “hasil” daripada proses belajar. Teori kognitif
menekankan pada “proses” belajar. Teori humanistik menekankan pada “isi” atau
apa yang dipelajari. Teori sibernetik menekankan pada “sistem informasi” yang
dipelajari.
Dari uraian singkat diatas, Teori behaviouristik merupakan teori yang menjelaskan perubahan tingkah laku akibat dari interaksi antara stimulus dan respon, stimulus merupan suatu hal yang terjadi dalam proses belajar yang berupa perasaan, pikiran dll; sedangkan respon merupakan interaksi yang terjadi dalam proses belajar yang berupa tindakan,gerakan. Pada arti singkatnya teori ini menjelaskan tentang hasil dalam proses belajar, selanjutnya ada kognitif; teori ini menjelaskan bahwa dalam proses belajar kita tidak hanya adanya interaksi stimulus dan respon, namun hendanya adanya proses dalam mencapai hasil, seperti berfikir kritis. Teori humanistik merupakan teori yang lebih menitik beratkan student learning center, dimana dalam teori ini menjelaskan apa sih isi dari proses belajar itu? disini siswa ditekankan untuk memahami materi sendiri bahkan harus jauh lebih dalam menguasai materi, dan yang terakhir teori yang tergolong baru yaitu sibernetik, teori yang menjelaskan bahwa tidak ada satupun proses belajar yang ideal tanpa mengikuti lajur sistem informasi atau perkembangan zaman.
Diantara keempat teori tersebut, ada satu lagi jenis teori yang hampir sama dengan humanistik, yaitu konfirism; teori ini memfokuskan bagaimana siswa dapat berfikir secara kritis dalam proses belajar (student center).
Komentar
Posting Komentar